Senin, 22 April 2013

PKM SATE JAMUR, oleh ganda





PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA


Sate JAMPUT ( Jamur Tiram  Putih) Sebagai Jajanan Inovasi dan Kaya Gizi


BIDANG KEGIATAN :
PKM KEWIRAUSAHAAN (PKMK)




Diusulkan oleh:
Ganda Arief Sujendro              (111510501100/2011)
Fajri Wildana                            (111510501109/2011)
Aries Dwi Setiawan                 (111510501114/2011)
Arghya Narendra                     (111510501105/2011)




UNIVERSITAS JEMBER
JEMBER
2013



HALAMAN PENGESAHAN
USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA


1.       Judul Kegiatan                             :  Sate “JAMPUT”: Sate Jamur Tiram Putih Aneka Rasa
2.       Bidang Kegiatan                          :   (  ) PKM-P    (  ) PKM-M     ( ) PKM-KC
                                                                    (√ ) PKM-K   (  ) PKM-T 
3.       Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap                                                       : Ganda Arief Sujendro
b. NIM                                                                           : 111510501100
c. Jurusan                                                                      : Agroteknologi
d. Universitas                                                                : Universitas Jember
e. Alamat Rumah dan No Tel./HP                           : Jalan Kyai Mojo 2 No 40, Kaliwates, Jember
                                                                                          083848205957
f. Alamat email                                                            : thesujendro@gmail.com
4.       Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis                      : 3 Orang
5.       Asisten Pendamping
       a. Nama Lengkap                                                        : Wulan Ayu Andarweni S.P.
       b. NIM                                                                            : 081510601031
6.     Biaya Kegiatan Total                                                  
        a.  Dikti                                                                           : Rp.10,128,024.00
        b.  Sumber lain                                                             : -
7.      Jangka Waktu Pelaksanaan                                     :  4,6  bulan






                                                                                                                Jember, 16 April 2013


Menyetujui
Ketua Program Studi Agroteknologi                                                Ketua Pelaksana Kegiatan





(Dr. Ir. M. Setyo Poerwoko, M.S)                                                     (Ganda Arief Sujendro)
NIP. 195507041982031001                                                             NIM. 111510501100



Pembantu Rektor Bidang                                                                  Asisten Pendamping
Kemahasiswaan Universitas Jember




(Prof. Dr.H. M. Saleh,SE, M.Sc)                                                        (Wulan Ayu Andarweni S.P.)                     
NIP. 196306141984031002                                                             NIM. 081510601031





A. JUDUL PROGRAM
“Sate JAMPUT ( Jamur Tiram  Putih) Sebagai Jajanan Inovasi dan Kaya Gizi”


B. LATAR BELAKANG MASALAH
            Anak muda zaman sekarang tidak lepas dari yang namanya jajanan. Jajanan sudah menjadi makanan ringan sehari-hari dan telah menjadi budaya masyarakat. Jajanan sekarang, kebanyakan masih belum memenuhi kriteria gizi yang baik. Padahal, menurut Zulaikhah (2005) dalam jurnal Kandungan Gizi Jamur Tiram dikettahui bahwa jajanan yang baik dapat memberikan asupan energi (22.5%), protein (35,6%), Fe(42,1%), vitamin A (31,3%), dan vitamin C (37,3%).
            Ada macam-macam bahan yang dapat diolah sebagai jajanan, antara lain yang berasal dari hewan dan nabati. Sebagian besar jajanan diolah dari bahan hewani, padahal sebagian bahan dari hewani mengandung kolestrol (rambak dan cilok), sehingga berpengaruh buruk bagi kesehatan. Pengolahan jajanan sebagian besar menggunakan minyak goreng/digoreng, sehingga menambah resiko kolestrol tinggi.
            Tidak demikian dengan bahan nabati, bahan yang berasal dari nabati hampir tidak ada yang mengandung kolestrol sehingga aman dikonsumsi oleh tubuh. Banyak sekali contoh jajanan yang berbahan baku nabati, seperti kripik gadung, kripik talas, dan kripik sukun. Jamur crispy juga termasuk dalam jajanan yang berasal dari nabati. Meskipun jamur memiliki kandungan gizi yang baik (jamur tiram putih), tapi jika pengolahannya tidak sesuai maka kandungan gizi dalam jamur akan berkurang. Kebanyakan sekarang, pemanfaatan jamur tiram putih diolah menjadi crispy (digoreng), sehingga kandungan gizi jamur akan berkurang dan juga akan menambah kolestrol yang berasal dari minyak goreng tersebut.
            Masyarakat yang mengonsumsi jajanan dipasaran dapat dikatakan tidak stabil, hal tersebut dikarenakan belum banyaknya inovasi jajanan baru yang sehat, sehingga masyarakat terasa bosan dan beralih ke makanan berat. Hal inilah yang akan membuat peluang pasar jajanan-jajanan sehat yang berinovasi baru terbuka lebar. Salah satu cara yang dapat mengalihkan perhatian masyarakat adalah membuat jajanan yang memiliki kandungan gizi tinggi, tetapi harganya dapat dijangkau masyarakat dengan pengolahan dan pengemasan yang sehat.
            Komposisi jajanan yang akan disajikan adalah jamur tiram putih yang dioah menjadi sate jamur dengan berbagai macam bumbu seperti barbeque, bumbu sate asli, balado dan lain-lain. Cara pengolahan dibakar (seperti sate pada umumnya) agar cita rasa dan aroma terjaga dan bebas kolestrol (non minyak goreng) dengan kemasan yang ramah lingkungan (menggunakan daun pisang). Kandungan gizi dan khasiat jamur tiram memiliki kadar protein yang tinggi dengan asam amino yang lengkap, termasuk asam amino esensial yang dibutuhkan manusia.Selain itu jamur tiram mengandung vitamin B1,B2 dan beberapa garam mineral dari unsur-unsur Ca,P,Fe,Na dan K.Kandungan serat jamur mulai 7,4% sampai 27,6% sangat baik bagi pencernaan.
Tabel 1. Kandungan Nutrisi Pada Jamur Tiram
No
Komposisi
Prosentase(%)
1
Protein
27
2
Karbohidrat
58
3
Abu
9,3
4
Lemak
1,6
5
Serat
11,5
6
Kalori
265,5 kl
Sumber: AGBI Parung Kudu, Sukabumi (BPS, 2011)
Berdasarkan fakta tersebut jajanan inovasi kami, sate “JAMPUT”  yang bernilai gizi tinggi dan bebas kolestrol dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat serta membuka peluang menjadi jajanan favorit baru masyarakat, karena masih minimnya produk olahan jamur.Oleh karena itu, kami memilih jamur selain sebagai inovasi baru juga ingin berperan dalam menjaga kesehatan banyak masyarakat khususnya di kota Jember dalam bentuk jajanan yang sehat dan bergizi tinggi.

C. PERUMUSAN MASALAH
Permasalahan yang menjadi latar belakang proposal ini adalah :
1.      Minimnya jajanan sehat dan kaya gizi yang belum mencukupi kebutuhan energi harian
2.      Jamur tiram putih kaya protein nabati dan kalori belum banyak dimanfaatkan sebagai jajanan
3.      Konsep penyajian produk yang kreatif dan ramah lingkungan sehingga meningkatkan selera konsumen.

D. TUJUAN PROGRAM
Program ini bertujuan:
1.      Meningkatkan nilai jual jamur tiram putih sebagai pangan sehat dan kaya gizi
2.      Menambah keragaman pangan yang sehat dengan harga terjangkau bagi masyarakat
3.      Meningkatkan keterampilan (softskill) berwirausaha
4.      Membantu asupan energi harian

E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Produk yang dihasilkan adalah sate jamur tiram putih. Sate jamur tiram putih yang dibuat menyajikan variasi menu jamur yang sehat, murah, dan kaya gizi. Sate Jamur tiram putih ini diharapkan nantinya dapat dijalankan oleh mahasiswa dan memiliki keuntungan bisnis yang menjanjikan.


F. KEGUNAAN
Kegiatan ini memiliki kegunaan yang baik diantaranya :
1.) Kegiatan ini dapat mengasah keterampilan berwirausaha mahasiswa.
2.) Kegiatan ini melatih kemampuan bekerja sama di dalam tim.
3.) Dapat meningkatkan sosialisasi dengan masyarakat luas
4.) Dapat meningkatkan manajemen waktu dan uang mahasiswa.
5.) Dapat meningkatkan konsumi masyarakat akan jamur tiram.
6.) Dapat mengenal sebuah produk jajanan Sate Jamur Tiram Putih “JAMPUT” aneka rasa
      yang sehat, murah dan kaya gizi.


G. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Rencana usaha ini awalnya memiliki tujuan yang baik untuk masa depan kami. Tujuannya selain ingin mendapat keuntungan dan tambahan uang saku, usaha ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua kita sehingga tidak perlu membiayai uang saku, lalu ingin memperbaiki kondisi gizi masyarakat di Jember lewat jajanan ini, karena secara manusiawi, masyarakat Jember memiliki tingkat ketertarikan tinggi akan suatu inovasi jajanan.


1. Product (Produk)
Produk ini merupakan pengembangan dari pengolahan jamur tiram sebagai bahan pangan alternatif. Keunggulan yang dimiliki produk ini adalah mengangkat keunggulan jamur sebagai sumber protein nabati serta karbohidrat yang lebih mudah dicerna dan lebih murah. “Sate Jamput” memiliki beberapa variasi rasa,yaitu:
a. “Sate Jamput” Original
  Jamur tiram yang dibakar dengan bumbu sate original.
b. “Sate Jamput” rasa barbeque
   Jamur tiram yang dibakar dan diberi bumbu barbeque .
c. “Sate Jamput” rasa balado.
   Jamur tiram yang dibakar dan diberi bumbu balado.
d. “Sate Jamput” rasa ayam panggang.
   Jamur tiram yang dibakar dan diberi bumbu ayam panggang.
2.Price (Harga)
  Sate jamur tiram putih ini dijual dengan harga Rp 5000 untuk setiap porsi. Kenapa kami menyimpulkan harga tersebut karena biaya untuk beli 1 kilo Jamur Tiram seharga Rp.10.000, lalu dari 1 kilo tersebut didapat 30 jamur, berarti 1 buah jamur seharga Rp.300, lalu 1 tusuk sate dapat menghabiskan 1 buah jamur, jadi satu porsi sate jamput terdiri  dari 10 tusuk sate dapat memperoleh keuntungan sebesar Rp.2000. Keuntungan tersebut sudah termasuk perhitungan dengan biaya kebutuhan untuk memproduksinya Sate Jamput ini dijual dengan harga murah  agar terjangkau untuk semua kalangan.
3.Place (Tempat/Lokasi Produksi)
Tempat produksi sate jamput ini bertempat di rumah saudara Ganda Arief S. Kenapa memilih di rumah Ganda karena tempat untuk memproduksinya mencukupi dan memungkinkan untuk proses produksisate jamput ini. Selain itu tempatnya sudah familiar dengan kami serta situasi dan kondisi di sana sangat mendukung.
4.Promotion (Promosi)
  Dalam memasarkan produk yang baru, maka sektor promosi merupakan hal yang sangat penting untuk kami perhatikan. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mempromosikan produk kami yaitu:
a. Penyebaran Informasi secara langsung
           Penyebaran informasi secara langsung dilakukan oleh kelompok “Sate Jamput” dengan cara promosi dari mulut ke mulut. Cara promosi demikian dimulai pada teman-teman kami. Dengan begitu, diharapkan dapat memberi kejelasan produk yang lebih efektif dan setelah itu, diharapkan konsumen akan dapat menyebarkan keunggulan produk kami kepada lebih banyak orang.      
b. Pemberian Informasi secara tidak langsung
           Pemberian informasi secara tidak langsung dilakukan dalam beberapa bentuk kegiatan, diantaranya penyebaran brosur dan leaflet, penempelan poster, pemasangan spanduk, dan pemasangan banner produk “Sate Jamput”. Kami akan menggambarkan keunggulan produk kami dalam media promosi tersebut. Kami juga akan menyertakan nomor telepon untuk memudahkan konsumen yang akan meminta pesanan.
c. Melalui sarana teknologi dan informasi
          Semakin berkembangnya teknologi, fasilitas internet semakin mudah didapatkan. Kami akan memanfaatkan internet sebagia media promosi. Promosi dapat dilakukan melalui jejaring sosial seperti facebook dan twitter. Selain itu promosi juga dapat dilakukan melalui blog.
5.People (Orang)
        Sate Jamput menggunakan sumber daya manusia untuk membuat dan memasarkan produknya. Tanpa adanya manusia, Produk Sate Jamput tidak akan bisa dibuat  dan dipasarkan. Sate Jamput dibuat dan dipasarkan oleh 4  orang yang semuanya merupakan anggota dari pembuatan PKM Kewirausahaan ini. Konsumen sebagai pembeli berinteraksi dengan pembuat dan pemasar sate jamput sehingga menciptakan kondisi jual beli.
6.Physical Evidence (Bukti Fisik)
         Sate Jamput dalam pemasarannya memiliki beberapa ciri-ciri. Ciri tersebut adalah perbedaan dalam sistem pengemasan yang menggunakan plastik mika. Daun pisang digunakan untuk lapisan dalam plastik mika untuk menjaga cita rasa dan aroma yang khas.
7.Process (Proses)
         Bahan pembuatan Sate Jamput diperoleh dari pasar lokal sebagai penyedia bahan. Bahan yang sudah dibeli kemudian diolah dan dipasarkan kepada konsumen tanpa melalui perantara. Penjual Sate Jamput adalah  anggota penulisan  PKMK Kewirausahaan itu  sendiri.


H. METODE PELAKSANAAN PROGAM
1. Pra Produksi
Kegiatan pra produksi yang dilakukan adalah melakukan riset pasar, pembelian alat, pembuatan gerobak, pembuatan banner, dan melakukan promosi. Kegiatan tersebut dilakukan pada minggu pertama dan kedua pada bulan pertama.
a.    STP (Segmentation, targetting, Positioning)
Segmentasi pasar dari produk Jamur “Sate Jamput” ini adalah warga sekitar kampus Universitas Jember dan masyarakat jember pada umumnya. Target usaha “Sate Jamput” ini adalah masyarakat kelas menengah dan menengah ke atas. Dalam Positioning, “Sate Jamput”sebagai jajanan sehat, murah dan kaya gizi.
b. Bauran Pemasaran
1) Tempat
Tempat pemasaran yang dipilih untuk produk awal usaha yaitu di lokasi strategis kampus UNEJ, dengan membuka stan tetap. Potensi pasar di kalangan warga kampus dan masyarakat sekitar kampus sangatlah menjanjikan karena kebutuhan jajanan yang sehat, murah, dan bergizi.
Dalam pengembangannya, kami akan bekerjasama dengan kantin-kantin di tiap fakultas di UNEJ, khususnya di Pujasera Faperta UNEJ.
2) Promosi
Promosi bertujuan untuk memasarkan produk yang baru, maka sektor promosi merupakan hal yang sangat penting untuk kami perhatikan. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mempromosikan produk kami yaitu:
 Penyebaran Informasi secara langsung
Penyebaran informasi secara langsung dilakukan oleh kelompok “Sate Jamput” dengan cara promosi dari mulut ke mulut. Cara promosi demikian dimulai pada teman-teman kami. Dengan begitu, diharapkan dapat memberi kejelasan produk yang lebih efektif dan setelah itu, diharapkan konsumen akan dapat menyebarkan keunggulan produk kami kepada lebih banyak orang.
 Pemberian Informasi secara tidak langsung
Pemberian informasi secara tidak langsung dilakukan dalam beberapa bentuk kegiatan, diantaranya penyebaran brosur dan leaflet, penempelan poster, pemasangan spanduk, dan pemasangan banner produk “Sate Jamput”. Kami akan menggambarkan keunggulan produk kami dalam media promosi tersebut. Kami juga akan menyertakan nomor telepon untuk memudahkan konsumen yang akan meminta pesanan.
 Melalui sarana teknologi dan informasi
Semakin berkembangnya teknologi, fasilitas internet semakin mudah didapatkan. Kami akan memanfaatkan internet sebagia media promosi. Promosi dapat dilakukan melalui jejaring sosial seperti facebook dan twitter. Selain itu promosi juga dapat dilakukan dengan blog.

2. Produksi                                      
a.    Bahan yang digunakan :
-          Jamur tiram putih                                   -    Kecap
-          Garam                                                    -    Air
-          Mentega                                                 -    Lombok
-          Gula merah                                            -    Arang kayu
-          Kacang goreng                                      -    Perasa barbeque
-          Perasa balado                                         -    Perasa ayam panggang
b.    Alat yang digunakan :
-          Pisau                                                      -    Daun pisang
-          Talenan                                                  -    Kuas
-          Tempat pembakaran                              -    Sendok
-          Sujen
-          Piring
c.    Proses pembuatan
-          Pembuatan bumbu dasar Sate “Jamput


Text Box: Menambahkan kecap pada adonan bumbu
Right Arrow Callout: Menghaluskan kacang tanah, gula merah, bawang putih, dan garam dengan blender
Right Arrow Callout: Mengatur keenceran bumbu dengan menambahkan air
Right Arrow Callout: Menyiapkan alat dan bahan








-           Sate “JamputDown Arrow Callout: Jamur yang telah menyusut dipotong-potong lalu ditusuk dengan sujen

Left Arrow Callout: Memberi sate dengan bumbu aneka rasa

Left Arrow Callout: Membumbui dan membakar jamur

Right Arrow Callout: Menyiapkan alat dan bahan

Right Arrow Callout: Mencuci jamur tiram

Right Arrow Callout: Mengukus jamur tiram dalam panci kukus (dandang)

Text Box: selesaiDown Arrow Callout: Menempatkan sate jamput dalam kemasan

Left Arrow Callout: Produk sate jamput









3. Pasca Produksi
            Kegiatan pasca produksi yang dilakukan adalah menjual barang dagang atau pemasaan yaitu Sate Jamput. Produk ini merupakan pengembangan dari pengolahan jamur tiram sebagai bahan pangan alternatif. Keunggulan yang dimiliki produk ini adalah mengangkat keunggulan jamur sebagai sumber protein nabati serta karbohidrat yang lebih mudah dicerna dan lebih murah. “Sate Jamput” memiliki beberapa variasi rasa,yaitu:
 “Sate Jamput” Original
     Jamur tiram yang dibakar dengan bumbu sate original.
 “Sate Jamput” rasa barbeque
     Jamur tiram yang dibakar dan diberi bumbu barbeque .
 “Sate Jamput” rasa balado.
     Jamur tiram yang dibakar dan diberi bumbu balado.
 “Sate Jamput” rasa ayam panggang.
     Jamur tiram yang dibakar dan diberi bumbu ayam panggang.

4. Manajemen Organisasi


 





                                                                                                                         


Bagan 1. Strutur organisasi perusahaan Sate “JAMPUT”


I. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan  PKM ini direncanakan berlangsung 4,6 bulan. Rencana program ini tertera pada tabel dibawah ini :
Tabel 4. Rencana jadwal pelaksanaan program
No
Kegiatan
Bulan I
Bulan II
Bulan III
Bulan IV
1.
Pembelian alat
















2.
Pembelian bahan
















3.
Riset pasar
















4.
Pembuatan kemasan
















5.
Pembuatan gerobak
dan banner
















6.
Produksi,pemasaran, evaluasi, dan konsultaasi
















7.
Promosi
















8.
Pembuatan pamphlet 
















9.
Pembuatan laporan
















10.
Penyerahan laporan


















J. NAMA DAN BIODATA KETUA SERTA ANGGOTA KELOMPOK
A. Ketua dan Anggota Kelompok
1. Biodata Ketua Serta Anggota Kelompok
a) Nama Lengkap               : Ganda Arief Sujendro
b) NIM                               : 111510501100
c) Tempat, tanggal lahir      : Jember,  26 Agustus 1993
d) Fakultas/Program Studi             : Pertanian /Agroteknologi
e) Perguruan Tinggi            : Universitas Jember
f) No. Telp                          : 083848205957
g) Email                              : thesujendro@gmail.com
h) Waktu kegiatan PKM    : 6 jam/minggu


Anggota Pelaksana,




 Ganda Arief Sujendro
   111510501100

2. Anggota Pelaksana
a) Nama Lengkap               : Fajri Wildana
b) NIM                               : 111510501109
c) Tempat, tanggal lahir      : Jember, 25 September 1993
d) Fakultas/Program Studi             : Pertanian /Agroteknologi
e) Perguruan Tinggi            : Universitas Jember
f) No. Telp                          : 08976302868
g) Email                              : fajriwildana4@gmail.com
h) Waktu kegiatan PKM    : 6 jam/minggu


Anggota Pelaksana,


Fajri Wildana
111510501109
3. Anggota Pelaksana
a) Nama Lengkap               : Aries Dwi Setiawan
b) NIM                               : 111510501114
c) Tempat, tanggal lahir      : Banyuwangi, 03 Mei 1993
d) Fakultas/Program Studi             : Pertanian/ Agroteknologi
e) Perguruan Tinggi            : Universitas Jember
f) No. Telp                          : 08970686706
g) Email                              : ariesdwi07@gmail.com
h) Waktu kegiatan PKM    : 6 jam/minggu

                                                                   Anggota Pelaksana,



   Aries Dwi Setiawan
111510501114
4. Anggota Pelaksana
a) Nama Lengkap               : Arghya Narendra D.
b) NIM                               : 091510501087
c) Tempat, tanggal lahir      : Banyuwangi,  13 November  1992
d) Fakultas/Program Studi             : Pertanian /Agroteknologi
e) Perguruan Tinggi            : Universitas Jember
f) No. Telp                          : 085258807220
g) Email                              : yousoup.boys@gmail.com
h) Waktu kegiatan PKM    : 6 jam/minggu


    Anggota Pelaksana,



Arghya Narendra D
111510501105


K. NAMA DAN BIODATA ASISTEN PEMBIMBING
a) Nama Lengkap                    : Wulan Ayu Andarweni
b) NIM                                    : 1081510601031
d) Fakultas/Program Studi      : Pertanian/Agroteknologi
e) Perguruan Tinggi                 : Universitas Jember
i) Waktu kegiatan PKM          : 6 jam/minggu

Jember, 25 Oktober 2012
      Asisten Pembimbing,




                                                                                    Wulan Ayu Andarweni S.P.
                                                                               NIM. 1081510601031
L. BIAYA
1. Biaya Tetap (Fix Cost)

Harga
Jumlah
Satuan
Total  harga
masa pakai
penyusutan/bulan
  Alat Bakar
Rp. 565.000,00
1
Buah
Rp. 565.000,00
36
Rp.            1,230.00 8,333.33
Telenan
Rp. 10.000,00
3
Buah
Rp. 30.000,00
36
Rp.             149.90    833.33
  Pisau
Rp. 20.000,00
3
Buah
Rp. 60.000,00
36
Rp.             125.51 P8,333.33
Blender
Rp. 175.000,00
1
Buah
Rp. 175.000,00
36
Rp.          172,33.00
Gerobak
Rp. 4.000.000,00
1
Buah
Rp. 4.000.000,00
36
  Rp.            9,722.22
Banner
Rp. 300.000,00
1
Buah
Rp. 300.000,00
6
  Rp.            50,000.00
Panci besar
Rp. 33.000,00
1
Buah
Rp. 33.000.00
36
Rp.            12,50.00
Sendok Naumbu
Rp. 5.000,00
5
Buah
Rp. 25.000,00
36
Rp.            1,381.1
Nampan
Rp. 10.000,00
3
Buah
Rp. 30.000,00
36
-
Piring
 Rp. 5.000,00
5
Buah
Rp. 25.000,00
36
-
Stempel
Rp. 35.000,00
1
Buah
Rp. 35.000,00
36
-

Total investasi

Rp.5,277,500.00
Total biaya
penyusutan

  Rp.           81,091.73

2. Biaya Variabel (per bulan)

Harga
Jumlah
Satuan
total harga
Jamur Tiram Putih
Rp.       18,000.00
       100
Kg
Rp.       1,800,000.00
Sujen
Rp.        1,00.00
3000
Buah
Rp.        300,000.00
Kecap
Rp.      35,000.00
60
Botol
Rp.        35,000.00
Mentega
Rp.     25,000.00
30
Kg
Rp.       750,000.00
Kacang
Rp.       16,000.00
60
Kg
Rp.      960,000.00
Gula Merah
Rp.      12,000.00
30
Kg
Rp.       360,000.00
Daun Pisang
   Rp.           500,00
100
Buah
   Rp.         50.000,00
Bumbu Perasa
Rp.         5,000.00
20
Kg
Rp.         100,000.00
Arang
   Rp.         2.500,00
15
Plastik
   Rp.          37.500,00
Tinta stempel
   Rp.         8.000,00
1
Buah
    Rp.           8.000,00
Garam
Rp.          500,00  500.00
60
Bungkus
Rp.        30,000.00
Sewa lapak
Rp     600,000.00
2
Buah
Rp.     1.200,000.00
Transportasi
Rp     100,000.00
4
PP
Rp.        400,000.00
Kemasan (per bungkus)    
Rp       2,000.00
100

Pcs
  Rp.         200,000.00

Dokumentasi
Ø Sewa kamera
Ø CD Dokumentasi
Ø Baterai


Rp. 2,000.00
Rp. 6,000.00
Rp. 15,000.00

30
3
10

hari
buah
buah

Rp.             60,000.00
Rp.             18,000.00
Rp.           150,000.00

Kesekretariatan
Ø Buku pengeluaran
Ø Flasdisk
Ø Pamflet
Ø Alat tulis kantor
Ø Rental komputer


Rp. 22,000.00
Rp. 65,000.00
Rp. 150.00
Rp. 55,000.00
Rp. 5,000.00

1
1
200
5
78

buah
buah
lembar
paket
jam


Rp.             22,000.00
Rp.            65,000.00
Rp.             30,000.00
Rp.           275,000.00
Rp.           390,000.00
Total biaya
Rp.   7,440,500.00



Total biaya

·          
Biaya tetap
Rp. 5,277,500.00
·          
Biaya variabel (per bulan)
Rp. 7,440,500.00
·          
Biaya Penyusutan
    Rp. 81,091.73
·          
Total
Rp.12,799,091.73

TC = PC +VC + biaya penyusutan
      = 5,277,500 + 7,440,500 +81,091.73
      = Rp. 12,799,091.73
Penentuan harga pokok = TC/Q
                                           = Rp. 12,799,091.73/3000 = Rp. 4,266.36 = Rp. 5,000.00

H = TR-TC
    = (3000 x Rp 5,000) – Rp. 12,799,091.73
    = Rp. 15,000,000.00 – Rp. 12,799,091.73
    = Rp. 2,200,908.27

BEP = Biaya tetap
1-      Biaya variabel
hasil penjualan
        = Rp. 12,799,091.73
1-      Rp. 7,440,500
Rp. 15,000,000
        = Rp. 12,799,091.73 / 0.504 = Rp. 25,395,021.8

Presentasi BEP =                   Biaya tetap                  x 100%
                               Hasil penjualan – biaya variabel
                          =                    Rp. 12,799,091.73                  x 100%
                             Rp. 15,000,000 – Rp. 7,440,500
                          = 169,3%

Kapasitas BEP = Presentasi BEP x jumlah produksi untuk 1 bulan
                           = 169,3% x 3000 = 507,900


Tk Pengembalian modal = keuntungan bersih + penyusutan x 100%
                                                            Investasi awal
                                          = Rp. 2,200,908 – Rp. 81,091 x 100%
                                                     Rp.12,799,091.73
                                          = 16,56%
Waktu pengembalian modal =                     1                     
                                                   Tk. Pengembalian modal
                                                 = 1/ 16,56 = 0,0603 = 6 bulan 3 hari


M. LAMPIRAN
d.   Bahan yang digunakan :
-          Jamur tiram putih                                   -    Kecap
-          Garam                                                    -    Air
-          Mentega                                                 -    Lombok
-          Gula merah                                            -    Arang kayu
-          Kacang goreng                                      -    Perasa barbeque
-          Perasa balado                                         -    Perasa ayam panggang
e.    Alat yang digunakan :
-          Pisau                                                      -    Daun pisang
-          Talenan                                                  -    Kuas
-          Tempat pembakaran                              -    Sendok
-          Sujen
-          Piring
f.     Proses pembuatan
-          Pembuatan bumbu dasar Sate “Jamput


Text Box: Menambahkan kecap pada adonan bumbu
Right Arrow Callout: Menghaluskan kacang tanah, gula merah, bawang putih, dan garam dengan blender
Right Arrow Callout: Mengatur keenceran bumbu dengan menambahkan air
Right Arrow Callout: Menyiapkan alat dan bahan








-           Sate “Jamput






Down Arrow Callout: Jamur yang telah menyusut dipotong-potong lalu ditusuk dengan sujen


Left Arrow Callout: Memberi sate dengan bumbu aneka rasa

Left Arrow Callout: Membumbui dan membakar jamur

Right Arrow Callout: Menyiapkan alat dan bahan

Right Arrow Callout: Mencuci jamur tiram

Right Arrow Callout: Mengukus jamur tiram dalam panci kukus (dandang)

Left Arrow Callout: Produk sate jamput
















Jumat, 15 Juni 2012

Tugas Tambahan

Sustainable Agriculture

Photo: Barn in a field


What is Sustainable Agriculture?
Some terms defy definition. “Sustainable agriculture” has become one of them. In such a quickly changing world, can anything be sustainable? What do we want to sustain? How can we implement such a nebulous goal? Is it too late? With the contradictions and questions have come a hard look at our present food production system and thoughtful evaluations of its future. If nothing else, the term “sustainable agriculture” has provided “talking points,” a sense of direction, and an urgency, that has sparked much excitement and innovative thinking in the agricultural world.
The word “sustain,” from the Latin sustinere (sus-, from below and tenere, to hold), to keep in existence or maintain, implies long-term support or permanence. As it pertains to agriculture, sustainable describes farming systems that are “capable of maintaining their productivity and usefulness to society indefinitely. Such systems... must be resource-conserving, socially supportive, commercially competitive, and environmentally sound.” [John Ikerd, as quoted by Richard Duesterhaus in "Sustainability's Promise," Journal of Soil and Water Conservation (Jan.-Feb. 1990) 45(1): p.4. NAL Call # 56.8 J822]
Sustainable agriculture was addressed by Congress in the 1990 Farm Bill [Food, Agriculture, Conservation, and Trade Act of 1990 (FACTA), Public Law 101-624, Title XVI, Subtitle A, Section 1603 (Government Printing Office, Washington, DC, 1990) NAL Call # KF1692.A31 1990]. Under that law, “the term sustainable agriculture means an integrated system of plant and animal production practices having a site-specific application that will, over the long term:
  • satisfy human food and fiber needs
  • enhance environmental quality and the natural resource base upon which the agricultural economy depends
  • make the most efficient use of nonrenewable resources and on-farm resources and integrate, where appropriate, natural biological cycles and controls
  • sustain the economic viability of farm operations
  • enhance the quality of life for farmers and society as a whole.”
As more parties sign on to the sustainable agriculture effort, perceptions about what defines sustainability in agriculture have multiplied. AFSIC's publication, Sustainable Agriculture: Definitions and Terms, http://www.nal.usda.gov/afsic/pubs/terms/srb9902.shtml strives to illustrate the commonality and some of the controversy that defining such a goal entails, and it includes brief descriptions of the methodologies and practices currently associated with sustainable agriculture.
“In popular literature, sustainable agriculture generally is presented as a new phenomenon. Wes Jackson is credited with the first publication of the expression in his New Roots for Agriculture (1980), and the term didn’t emerge in popular usage until the late 1980s.” (“A Brief History of Sustainable Agriculture,” by Fred Kirschenmann, in The Networker, vol. 9, no. 2, March 2004.) However, the idea of agricultural sustainability – stewarding the food production resource base for use of future generations – is not a new phenomenon
Sustainable agriculture takes many forms, but at its core is a rejection of the industrial approach to food production developed during the 20th century.
This system, with its reliance on monoculture, mechanization, chemical pesticides and fertilizers, biotechnology, and government subsidies, has made food abundant and affordable. However, the ecological and social price has been steep: erosion; depleted and contaminated soil and water resources; loss of biodiversity; deforestation; labor abuses; and the decline of the family farm.
The concept of sustainable agriculture embraces a wide range of techniques, including organic, free-range, low-input, holistic, and biodynamic.
The common thread among these methods is an embrace of farming practices that mimic natural ecological processes. Farmers minimize tilling and water use; encourage healthy soil by planting fields with different crops year after year and integrating croplands with livestock grazing; and avoid pesticide use by nurturing the presence of organisms that control crop-destroying pests.
Beyond growing food, the philosophy of sustainability also espouses broader principles that support the just treatment of farm workers and food pricing that provides the farmer with a livable income.
Critics of sustainable agriculture claim, among other things, that its methods result in lower crop yields and higher land use. They add that a wholesale commitment to its practices will mean inevitable food shortages for a world population expected to exceed 8 billion by the year 2030. There's recent evidence, though, suggesting that over time, sustainably farmed lands can be as productive as conventional industrial farms.


Curriculum Vitae
1.    Personal Detail
Full Name                           :           Ganda Arief Sujendro
Sex                                      :           Male
Place, Date of Birth            :           Jember, 26 Agustus
1993
Nationality                          :           Indonesian
Marital Status                     :           Single
Height, Weight                   :           1
70 cm, 65 kg
Health                                 :           Perfect
Religion                              :           Moslem
Address                              :           Jl.
Kyai Mojo II/40
Mobile                                :           083848205957
Phone                                 :           0331 - 410074
E-mail                                :           thesujendro@gmail.com
2.    Educational Background
 2001–  2007                      :           SDN Kepatihan 01
 2007 – 2009                      :           SMPN 1 Jember
 2009 – 2011                      :           SMAN
4 Jember
 2011 – now                       :           Student in Agricultural Department at the
University of Jember, East Java, Indonesia
3.    Appreciation
  1. 2nd champion of tournament tennis in East of Java (Single)
    3rd champion of tournasment tennis in East Java (Double)
  2. 2nd champion of Embu in Shorinji Kempo in Bojonegoro, East Java (Self Defense)  
4.    Qualifications
  1. Agricultural Management,
  2. Agronomy Fundamental Management,
  3. Soil Fundamental Management,
  4. Quality Controling (Good Laboratory Practice, HACCP),
  5. Post Harvest Management,
  6. Computer Literate (MS Word, MS Excel, MS Power Point),
  7. Internet Literate,
  8. English Languange
  9. Statistic
  10. biochemistry and pure chemistry
  11. livestock management